Minggu, 05 Desember 2010

CINTA KASIHKU

Jika ada cinta yang sejati
Cinta itu akan kuberikan untukMu
Apabila kasih dihatiku murni
Akan kupersembahkan kasihku itu
        Namun apakah itu cukup
        Untuk membayar semua pengorbananMu
        Yang telah kau berikan kepadaku
         Selama ini...
                 Namun satu yang pasti
                 Doa anakmu ini,akan selalu menyertaiMu
                 Oh ....ibu..

BEKAL HIDUPKU

       Setiap waktu kau timang
       Daku sebagai permata
       Hati ayah dan bunda
       Hingga kelak daku dewasa
              Doa selalu kau panjatkan
              Pada Tuhan yang  maha kuasa
              Agar kelak akan menjadi
               Tunas bangsa dan agama
        Alangkah bahagia hidupku
         Selalu dalam buaian nan mesra
         Sepunuh kasih sayang Ayah Bunda
          Setiap saat dihati selalu membara
                Bila saatnya daku akan tidur
                Kau nyanyikan lagu merdu
                Sebagai curahan kasih sayang
                Untuk nanti menjadi Bekal Hidupku
                

Kamis, 02 Desember 2010

Proses Pembentukan Urine dalam Neutron

      Proses pembentukan urine dalam ginjal terbagi atas tiga tahapan , yakni tahap filrasi(penyaringan),reabsorpsi(penyerapan kembali),dan augmentasi(pengeluaran zat).Tahapan ini akan berlangaung dalam ginjal sehingga dihasilkan urine sebaga zat sisa yan harus dikeluarkan tubuh.Besarnya tekanan pada glomerulus menyebabkan tejadinya filtrasi dari glomerulus kekapsul Bowman .cairan hasil hasil filtrasi dinamakan URINE PRIMER.Urine primer meneruskan diri ke tubulus kontortus distal.Padaketiga tubulus terjadi proses REABSORSI dan AUGMENTASI.
      Reabsorsi merupakan proses penyerapan kembali zat-zat yang masih diperlukan oleh tubuh.prosesnya dipengaruhi oleh ADH(Antidiuretik Hormone),adalah hormon yang di hasilkan oleh hipofisis posteriorjika tubuh kkurangan air.Hasil reabsorsi dinamakan URINE SKNDER.tahapan selanjutnyadari pembentukan urine adalah AUGMENTASI.Pada tahapan ini, urine skunder dari tubulus distal akan turun menuju tubulus kolektipus . Pada tahapan ini masih terjadi penyerapan ion Na,Cl,dan urea sehingga terbentuk urine yang sesungguhnya.
      Dari saluran pengumpul urine sebenarnya akan menuju piramid ginjal yang kemudian menuju piala ginjal dan ureter.Selanjutnya cairan ditampung dalam vesika urinaria ,yang kemudian keluar dari tubuh melalui Uretra.
1. Tubulus Proksimal
    Filtra dari kapsula masuk ketublus proksimal lalu mengalami proses reabsorsi.Tubulus proksimal mengekresikan ion K kedalam filtra untuk mengontrol konsentasi ion penting dalam darah.
2. Descending Linb(lengkung henle turun).
     dinding lengkung henle turun permeabel terhadap air tetapi tidak terhadap garam dan urea.
3. Ascending Limb (lengkung henle naik)
    Filtra mengitari sudut cekung dan naik kebagian lengkng henle yang memiliki bagian yang tipis dan bagian yang tebal.
4.  Tubulus Distal
     Tubulus distal mengadakan sekresi dan reabsorsi tertentu dan mempunyai perang penting dalam homoestatis cairan tubuh.
5.  Tubulus kolektifus (saluran pengumpul)
      Pada saat memasuki bagian ini , urine yang normal bersifat encer/cair.saluran ini permeabel terhadap air tetap tidak terhadap garam ,menyebabkan konsentrasi urea dan larutan laindalam urine menjadi semakin tinggi karena urine kehilangan air melalui osmosis.Dari saluran pengumpul , urine yang terbentuk diteruskan ke piramid ginjal...

Kamis, 25 November 2010

GANGGUAN PADA GINJAL


Fungsi alat ekskresi utama (ginjal) dapat terganggu oleh berbagai sebab dan penyakit. Berikut ini adalah beberapa gangguan atau penyakit pada ginkal yaitu :
a. Nefritis yaitu kerusakan pada glomerulus akibat infeksi kuman yang dapat menyebabkan uremia dan dedema. Uremia yaitu urea dan asam urine yang masuk kembali dalam darah. Dedema adalah penimbunan air di kaki karena reabsorpsi air terganggu. Nefritis mengaibatkan rusaknya nefron yang dikenal dengan gagal ginjal artinya fungsi ginjal sebagai organ ekskresi tidak dapat beekerja. Gagal ginjal dapat ditolong dengan sering melakukan cuci darah.
b. Glukosaria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya glukosa dalam urine. Penyakit ini dsebut penyakit gula atau kencing manis (diabetes mellitus). Kada glukosa dalam darah meningkat karena kekurangan hormone insulin. Nefron tidak mampu menyerang kembali kelebihan glukosa sehingga kelebihan glukosa dibuang bersama urine.
c. Ketosis yaitu ditemukannya keton dalam urine. Hal ini dapat terjadi pada orang yang diet karbohidrat.
d. Hematuria yaitu ditemukannya eritrosit dalam urine. Terjadi akibat peradangan ada organ urinaria atau karena iritasi akibat gesekan batu ginjal.
e. Batu ginjal yaitu suatu endapan garam kalsium di dalam rongga ginjal, saluran ginjal atau kandung kemih. Kandungan batu ginjal adalah kalsium oksalat, asam urat dan Kristal kalsium fosfat. Penyebab batu ginjal adalah terlalu banyak mengkomsumsi garam mineral dan kurang meminum air putih.
f. Albuminuria adalah penyakit yang ditunjukkan oleh adanya molekul albumin dan protein lain dalam urine. Hal ini merupakan gejala kerusakan pada alat filtrasi (kapsula bowman).
Sumber : Buku Biologi unuk SMU, Hartini Etik Widayati, Intan Pariwara